hai kawan, hari ini seperti biasa hari aku diisi dengan sekolah, les, bimbel, tugas, dan hanya online.
tidak ada kata buat jalan atau hangout bareng teman. semua terisi full oleh kegiatan belajar -_-
"adit jam 5, banguun!" teriak ibuku dengan suara yang lantang.
saya hanya diam saja dibalik selimut, karena malas rasanya untuk solat pagi hari itu. akhirnya ibu masuk dengan cepat nya, membuka selimut dan seketika saya bangun.
"cepat solat" perintah ibu dengan nada yang halus. saya langsung masuk ke kamar mandi dengan mata masih buka tutup. berniat untuk mengambil wudhu, saya hanya pipis dan kembali lagi ke tempat tidur, tapi membukaan sejadah dan sarung terlebih dahulu. supaya ibu percaya, aku telah solat. hehehe...
akhirnya jam 6 pagi itu tiba, saya harus bangun, mandi, berseragam, membawa tas, dan pergi sekolah. yaaa sekolah yang seperti neraka, dan bisa dibilang penjara -_-
datang kesekolah dengan biasa saja, tanpa beban dan pikiran. itu yang aku mau. tapi apa yang saya dapat? beban yang besar karena tugas, fikiran penuh karena ulangan, dan masih banyak lagi tugas yang membuat saya seperti gila seketika.
"asalamuaialkum" saya masuk kelas. dan tidak ada yang menjawab seperti biasa, karena mereka sibuk dengan tugas yang harus selasai! yaaaa tugas matematika yang bisa di bilang sangatlah susah, rumit, dan banyak -_- dan untungnya saya sudah mengerjakan. karena saya les di guru nya sendiri.
waktu menunjukan jam 7 pagi, bel pun terdengar, dan bertanda untuk masuk! haaaah malas sekali rasanya pagi itu. fikiran saya masih tertinggal di kasur. hehehe...
hari ini adalah hari selasa, dan di mulai dengan pelajaran Bahasa Indonesia. tidak ada tugas untuk pelajaran ini. jam kedua, jam ketiga, dan jam keempat. dan akhirnya bel pulang pun terdengar. tapi itu tidak berarti bagi saya. karena saya masih mempunyai jadwal belajra hingga jam 18.00 ( o.o ). tempat bimbingan belajar itu tidak jauh dari sekolah saya. hanya berjarak 100m saja. dan saya bisa dengan berjalan kaki. jam pertama saat itu di isi oleh pelajaran fisika, wooo saya suka ini :) dan berikutnya di isi oleh matematika. yaaah jam terakhirpun selesai dan tuntaslah jam belajarku hari ini.
tiba dirumah, kepala ku terasa pusing sekali. hingga tiba bisa berdiri. ibuku panik melihat aku seperti ini. dia bertanya, makan apa saja saya hari ini. saya hanya makan nasi yang ada di koperasi dan mie ayam. setelah bertanya, ibu segera mengambil obat di kotak P3K. dengan cepat ibu menyuruh saya meminum nya. dan saya hanya tertidur lemas di sofa ruang tengah. saya fikir ini hanya pusing yang biasa saja. hari kedua saya mulai seperti biasa, tapi ada yang beda dengan kepalaku hari ini. kepalaku terasa berat untung bangun, dan ibu bertanya "ada apa dengan kepala kamu?"
aku hanya menjawab singkat "pusing". akhirnya ibu memutuskan saya untuk istirahat pagi itu, dan berencana siangnya saya akan dibawa kedokter. kawan, rasa sakit ini terus terasa. saya hanya bisa memanggil ibu saya dan terus merengek karena sakit. ibu semakin cemas karena tidak biasanya saya sakit pusing seperti ini. akhirnya ibu memutuskan, saya untuk di rawat di salah satu rumah sakit swasta di daerah saya. setelah 2 hari saya di rawat, penyakit saya belum terdeteksi. apa itu penyebabnya dan bagaimana resikonya. kawan selama saya di rawat, rasa pusing itu terus datang, hampir 3 jam sekali. ayah saya masih sibuk dengan urusan kerjanya di luar kota. dan ibupun tidak memberitahukan itu kepada ayah. setelah 5 hari saya di rawat, akhirnya penyakit yang saya alami dapat terlihat. dokter menyebutkan bahwa saya terkena virus di bagian otak saya, yang bisa menimbulakan rasa sakit yang luar biasa dan mampu menghilangkan semua memori pada otak saya, bahkan beresiko mengalami kebutaan hingga kematian. kawan, perasaan saya sangat terpukul saat itu, ibu saya hanya menangis dan memeluk saya dengan dekapannya. ibu menangis terus menurus saat dokter menerangkan semua tentang virus ini. lalu ibu bertanya, "apa yang bisa saya lakukan untuk menyembuhkan nya dok?" ibu bertanya sambil mengusap air matanya.
dokter pun menjawab dengan tegas, " kita awali proses pengobataan dengan melakukan rawat inap, dan di beri obat suntikan untung menghalangi jalannya virus ke sel atau bagian tubuh yang lain".
"baikalh dok, jika itu akan membuat anak saya pulih kembali"
"ibu, penyakit ini jarang sekali terjadi di kota kecil seperti di Tasikmalaya ini, dan yang saya tau, pasien yang mengidap penyakit ini hanya ada dua kemungkinan, hidup dengan kebutaan dan kehilangan ingatan, atau... maaf ibu, meninggal dunia"
Diposting oleh
aditya sofyan
Minggu, 14 Maret 2010

0 komentar:
Posting Komentar