saya terlahir didunia, dari seorang wanita yang berumur 17tahun saat mengandung saya.
saya dilahirkan tepat tanggal 19 oktober 1993, saya anak pertama dari 3 bersaudara.
ketika saya lahir, keadaan ekonomi keluarga saya, masih sangat minim. keluarga saya belum di pandang sama sekali oleh siapapun. ayah saya bekerja di sebuah perusahaan negara di daerah Ciamis. dia menggunakan motor vespa saat itu untuk menempuh jarak Tasikmalaya Ciamis.
setiap ayah pulang kerja, saya selalu merengek minta di belikan Ice Cream, saya berangkat bertiga dengan ibu saya, menopang sebuah jalanan yang ramai, hanya dengan sebuah motor vespa. setiap kali di perjalanan, saya selalu tidur, saya selalu tidur di pangkuan ibuku, dekapan kasih sayang nya lembut, hingga membuat aku bisa tertidur. kawan, saat ekonomi keluarga saya sedang susah, ayah saya selalu membawa makan siang dalam "rantang" untuk memperkecil pengeluaran. demi mendapat keuntungan lebih, ayah saya berjualan es di tiap warung dekat rumah nenek saya. dia berkeliling memasukan es demi es ke setiap warung yang ada. saya masih ingat kawan, saat itu, saya hanya bisa berbelanja 1 bulan sekali saja, itupun saat bapak saya mendapat gaji pokok. kawan, tahun demi tahun saya lalui, saya sempat mengontrak rumah. karena orang tua saya malu jika diam dan tinggal terus di rumah nenek saya. entah kapan, ayah saya mulai mendapatkan posisi yang sesuai, dia mulai di pandang oleh semua, dia mulai disegani oleh semua, dia mulai memakai baju kantor, layaknya seorang pejabat, dia mulai memakai mobil, dia mulai menjadi 3x lipat dari sebelumnya. kawan, taukah kalian? perubahan itu membuat saya berubah juga, cara berfikir saya. saya selalu memaksakan kehendak saya, apappun itu! saya selalu ingin menang, saya selalu merasa berkuasa, saya sombong. maaf ya allah :( kawan, kasih sayang orang tua saya, sangat jauh saya rasakan, etapa jauh nya saya dari perhatian mereka, mereka sibuk, mereka menjelma layaknya manusia egois. kawan, terkadang saya iri, dengan semua teman teman saya, yang tiap liburan ataupun weekend selalu bisa bersama orangtua nya, saya iri teman, saya ingin merasakan dekapan ibu saya, ketika tertidur didalam motor. kawan, saya ingin kasih sayang itu kembali. bisakah? dekapan, perhatian, kata sayang! bisakah? jika aku meninggal detik ini atau kapanpun, aku hanya ingin berada didekapn ibuku, aku ingin ibuku yang menyelesaikan semua, aku ingin ibuku bisa mencium dahiku. tetapi saya berfikir kembali kawan, kalau misalkan, ibu saya yang di cabut nyawa terlebih dahulu, akankah ibuku menginginkan semua itu? sosok, ibu adalah sosok yang saya kagumi, dia wanita tangguh yang selalu saya banggakan, walaupun saya selalu membentak apa yang dia katakan, apa yang dia perintahkan, tetapi ibuku masih sayang, walaupun kasih sayang yang diberikan sangatlah kurang. saya selalu menangis jika melihat ibu menangis. saya sering membentak apa yang dia katakan, saya tidak bisa membayangkan, bagaimana jadinya jika saat saya lahir, ibu saya meninggalkan saya dengan tanpa dosa. saya masih bersyukur, walaupun sesungguhnya hati saya selalu merasa ingin, ingin mendapatkan semua kasih sayang. kawan, uang bukanlah segalanya, uang hanyalah sebagian kebutuhan, kebutuhan yang utama adalah kasih sayang dan perhatian. TUHAN tolong kembalikan kasih sayang orang tua saya!
about my parents -_-
Diposting oleh
aditya sofyan
Jumat, 12 Maret 2010

0 komentar:
Posting Komentar